selamat untuknya dihari kelahirannya

Waktu orasi di ultah NU ke 82, orasi Gusdur:
> Jakarta, wahidinstitute.org
Dalam orasinya, Gus Dur mengingatkan, Islam mengajarkan toleransi dan memberi penghargaan yang tinggi kepada umat agama lain. Ini, antara lain, didasarkan pada Qs. al-Kafirun: 6: lakum dinukum waliya din/bagi kalian agama kalian dan bagiku agamaku.

"Ini kata Tuhan, bukan siapa-siapa," tegasnya.

Karena itu, menurut Gus Dur, apa yang dilakukan kelompok Islam keras dengan menuntut penyeragaman, itu tidak bisa dibenarkan. "Saya rasa, saya sependapat bahwa semuanya ini terjadi karena mereka nggak paham ajaran agama," tuturnya.

Gus Dur lantas mengaitkan ketidakpahaman pada ajaran agama ini dengan keputusan Majelis Ulama Indonesia (MUI) pada 1986, yang mengharamkan kaum muslim mengucapkan selamat natal pada orang Kristen. Hingga kini, Gus Dur mengaku tidak mengerti apa landasan MUI mengeluarkan keputusan demikian.

"MUI bilang, orang Kristen percaya Nabi Isa itu Tuhan. Itu kan urusan mereka. Masak kita ngurusin itu. Simpel to?," kata Gus Dur. "Al-Qur'an sendiri kan bilang salamun 'alaihi yauma wulid (mudah-mudahan kedamaian atas Jesus pada hari kelahirannya). Wong al-Qur'annya saja membolehkan, kok manusianya melarang," imbuhnya.

Gus Dur juga mengritik kelompok Islam tertentu yang begitu mudahnya mencap kafir kelompok Nasrani dan Yahudi. Jika al-Qur'an menyebut kata kafir, kata Gus Dur, itu tidak diarahkan pada Nasrani maupun Yahudi, karena mereka memiliki julukan khusus ahlu al-kitab. Karenanya, yang dikatakan kafir itu tak lain musyrik Makkah, yang menyekutukan Tuhan.
"Baca gitu aja nggak bisa, ya repot," katanya.


setahu saya Gusdur memang orang yang toleran sekali, dan membaca pendapatnya diatas itu saya ucapkan..SETUBUH!! eh SETUJU 100%!!

Comments